Senin, 10 Februari 2020

TUGAS AKHIR SEMESTER 1

" Tugas Akhir Semester "




TEKNIK LABORATURIUM

Disusun Oleh :
Nama : Viona Inka Tahulending
Prodi  : Pend.Biologi
Kelas  : 1 A ( satu ) A
MK      : Teknik Laboraturium




A. STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

I.  Latar Belakang
Tidak efisiennya penggunaan laboratorium disebabkan oleh banyak hal, seperti tidak teraturnya administrasi laboratorium. Selain itu juga dapat disebabkan oleh operasional laboratorium yang tidak memenuhi standar. Kurangnya mutu dan kinerja laboratorium ini menjadi dasar permasalahan untuk
dibuatnya Standar Operasional Prosedur (SOP).

II. Tujuan
Tercapainya pengelolaan laboratorium yang efektif dan efisien dan terciptanya suasana laboratorium yang kondusif sehingga dapat membangkitkan minat untuk melakukan penelitian baik bagi dosen maupun mahasiswa. Selain itu, juga memberikan panduan proses penggunaan laboratorium untuk keperluan layanan penelitian oleh pengguna.

III. Ruang Lingkup
Layanan laboratorium untuk mahasiswa yang melakukan penelitian, peneliti atau ilmuan dan masyarakat.

IV.  Acuan
4.1  Tugas dan Tanggung Jawab

1.     Kepala laboratorium bertugas mengkoordinasikan kegiatan praktikum, penelitian maupun kerjasama yang ada dilaboratorium dan bertanggungjawab terhadap kegiatan di laboratorium kepada ketua jurusan.
2.    Anggota laboratorium bertugas melakukan penelitian, kajian dan pengembangan ilmu pengetahuan sesuai dengan bidang keilmuannya untuk mengembangkan laboratorium serta bertanggung jawab kepada kepala laboratorium.
3.    Staf administrasi bertugas melaksanakan fungsi administratif di laboratorium dan bertanggung jawab kepada kepala laboratorium.
4.    Laboran bertugas mempersiapkan peralatan dan bahan untuk kegiatan praktikum dan penelitian serta bertanggung jawab kepada kepala laboratorium.

4.2 Tata Tertib Laboratorium
1.  Berlaku sopan, santun dan menjunjung etika akademik dalam laboratorium
2.   Menjunjung tinggi dan menghargai staf laboratorium dan sesama pengguna laboratorium.
3.   Menjaga kebersihan dan kenyamanan ruang laboratorium
4. Peserta pratikum dilarang merokok, makan dan minum, membuat kericuhan selama kegiatan praktikum dan di dalam ruang laboratorium.
5.   Dilarang menyentuh, menggeser dan menggunakan peralatan di laboratorium yang tidak sesuai dengan acara praktikum mata kuiah yang diambil.
6.    Membersihkan peralatan yang digunakan dalam praktikum maupun penelitian dan mengembalikannya kepada petugas laboratorium
7.    Membaca, memahami dan mengikuti prosedur operasional untuk setiap peralatan dan kegiatan selama praktikum dan di ruang laboratorium
8.    Selama kegiatan praktikum, TIDAK BOLEH menggunakan handphone untuk pembicaraan dan/atau SMS.


V.  Prosedur







B. STRUKTUR ORGANISASI LABORATURIUM



  • Tugas, Pokok dan Fungis


      Kepala Laboratoriume

  1. Mrencanakan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat di Laboratorium.
  2. Menyusun rencana operasional dan pengembangan laboratorium.
  3. Memberikan pelayanan bagi civitas akademika untuk melakukan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
  4. Menyiapkan jadwal kegiatan laboratorium.
  5. Mengkoordinasikan segala kegiatan akademik yang dilaksanakan dalam Laboratorium.
  6. Melakukan pembinaan kepada anggota laboratorium.
  7. Menjalin kerjasama dengan pihak luar dalam rangka resource sharing dan pemberdayaan laboratorium.
  8. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas ketersediaan sarana prasarana dan kegiatan dalam laboratorium.
  9. Melaporkan kegiatan sekurang-kurangnya setiap semester kepada Ketua Jurusan.
  10. Melakukan koordinasi dengan ketua kelompok dosen keahlian terkait pengembangan ilmu dan proses belajar mengajar.


     Dosen Anggota


  1. Bertanggung jawab dan melakukan koordinasi dengan Laboran pada pelaksanaan praktikum dan skripsi.
  2. Menyusun bahan soal untuk responsi praktikum.
  3. Memberikan penilaian akhir terhadap praktikum.
  4. Penyusunan dan Pemutakhiran Modul Praktikum.
  5. Pembinaan asisten praktikum.
  6. Mengawasi implementasi K3 di laboratorium.
  7. Melaporkan kegiatan ke Kepala Laboratorium.



     Laboran

  1. Membantu kepala laboratorium dalam melaksanakan kegiatan laboratorium.
  2. Melakukan inventarisasi terhadap sarana dan prasarana yang ada di laboratorium.
  3. Menjaga kebersihan dan keamanan terhadap peralatan dan fasilitas laboratorium.
  4. Mempersiapkan peralatan yang akan digunakan untuk praktikum atau kegiatan lain dan menyimpannya kembali apabila telah selesai.
  5. Membantu kepala laboratorium membuat laporan kegiatan kepada ketua jurusan.
  6. Ikut berperan aktif dalam pengembangan laboratorium.


C. LAMBANG ZAT


  • Nama simbol : Irritant
    Lambang : Xi
    Artinya  : Bahan yang bisa menyebabkan iritasi, dan dapat menyebabkan luka bakar pada kulit maupun gatal-gatal
    Tindakan : Hindarkan kontak langsung dengan kulit.
    Contoh : NaOH, C6H5OH, Cl2
  • Nama simbol       : Harmful
    Lambang : Xn
    Artinya     : Bahan yang bisa merusak kesehatan tubuh apabila kontak langsung dengan tubuh
    Tindakan : Jangan dihirup dan juga jangan ditelan dan hindari kontak langsung dengan kulit.
    Contoh   :Etilenglikol, Diklorometan.

  • Nama simbol : Toxic
    Lambang : T
    Artinya  : Bahan bersifat beracun, dandapat menyebabkan sakit serius bahkan kematian jika tertelan atau terhirup.
    Tindakan : Jangan ditelan dan jangan dihirup, hindarkan kontak langsung dengan kulit.
    Contoh : Metanol dan Benzena.
  • Nama simbol : Very Toxic
    Lambang : T+
    Artinya   : Bahan bersifat sangat beracun dan sangat berbahaya bagi kesehatan yang juga mampu menyebabkan sakit kronis bahkan menyebabkan kematian.
    Tindakan : Hindari kontak langsung pada tubuh dan sistem pernapasan.
    Contoh : Kalium sianida, Hydrogensulfida, Nitrobenzene dan Atripin.
  • Nama simbol : Corrosive
    Lambang : C
    Artinya : Bahan bersifat korosif, mampu merusak jaringan hidup, dapat mengakibat iritasi pada kulit, gatal-gatal
    Tindakan : Hindari kontak langsung dengan kulit dan hindari dari benda yang bersifat logam.
    Contohnya : HCl, H2SO4, NaOH (>2%)



  • Nama simbol : Flammable
    Artinya : Bahan kimia yang memiliki titik nyala rendah, mudah terbakar dengan api, permukaan metal panas ataupun loncatan Bungan api.
    Tindakan : Jauhkan dari benda yang berpotensi mengeluarkan api.
    Contohnya : Minyak.


Nama simbol : Highly Flammable
Lambang : F
Artinya : Mudah terbakar di bawah kondisi atmosferik biasa dan memiliki titik nyala rendah di bawah 21°C namun mudah terbakar di bawah pengaruh kelembapan.
Tindakan : Hindari dari sumber api, api terbuka ataupun loncatan api, serta hindarkan pengaruh pada kelembaban tertentu.
Contohnya : Aseton dan Logam natriuM


  • Nama simbol : Extremely Flammable
    Lambang : F+
    Artinya : Bahan yang begitu sangat mudah terbakar. Berupa gas maupun udara yang membentuk suatu campuran yang bersifat mudah meledak di bawah kondisi normal.
    Tindakan : Jauhkan dari campuran udara maupun sumber api.
    Contohnya : Dietileter (cairan) dan Propane (gas).



  • Nama simbol : Explosive
    Lambang : E
    Artinya : Bahan kimia yang begitu sangat mudah meledak karna adanya panas atau percikan bunga api, gesekan ataupun benturan.
    Tindakan : Hindarkan dari pukulan atau benturan,pemanasan, gesekan, api dan sumber nyala lain bahkan tanpa oksigen atmosferik.
    Contohnya : KClO3



  • Nama simbol: Oxidizing
    Artinya : Bahan kimia yang bersifat pengoksidasi, bisa menyebabkan kebakaran dengan menghasilkan panas saat ada kontak dengan bahan organik dan bahan pereduksi.
    Tindakan : Hindari dari panas dan juga reduktor.
    Contoh : Hidrogen peroksida dan Kalium perklorat.
    Lambang : O





  • Nama simbol : Dangerous For the Environment
    Artinya : Bahan kimia yang sangat berbahaya bagi satu ataupun beberapa komponen lingkungan. Dapat mengakibatkan kerusakan ekosistem.
    Tindakan :Hindarkan kontak ataupun bercampur dengan lingkungan yang mampu membahayakan makhluk hidup.
    Contohnya : Tributil timah klorida, Tetraklorometan, Petroleum bensin.
    Lambang : N



  • Nama simbol : Flammable Solid
    Artinya : Padatan mudah terbakar.
    Contohnya : Sulfur, Picric acid, Magnesium.
    Tindakan : Hindarkan panas ataupun bahan yangmudah terbakar dan reduktor, serta hindarkan kontak dengan air apabila bereaksi dengan air dan menimbulkan panas serta api








Tidak ada komentar:

Posting Komentar